Ini Langkah Menyenangkan buat Anak Supaya Tidak Ketagihan Gawai

Pada sekarang, banyak anak yang terlanjur kecanduang dengan pemakaian gawai serta malas bermain di luar rumah. Untuk kembalikan anak ke luar ruang, orang-tua dapat ajak anak bermain permainan tradisionil di alam bebas.



Psikolog anak Seto Mulyadi mengemukakan, ajakan untuk beberapa anak bermain di alam bebas terhitung pergerakan nasional Sasana (Saya Teman dekat Anak), yang ditargetkan pada 2018.

"Kejadian anak ketagihan gawai benar-benar sangat memprihatinkan. Ini tunjukkan tidak ada pendampingan dari orang-tua," tutur Kak Seto, panggilan akrabnya pada Health Liputan6.com lewat interviu spesial di rumah tinggalnya di bilangan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

"Satu hal yang perlu ditekankan, kami dua tahun kemarin mencanangkan satu pergerakan nasional, namanya Sasana. Triknya, ajak beberapa anak bermain bersama dengan di alam bebas."

Saat ada di luar ruang. beberapa anak dapat dikenalkan kembali permainan tradisionil. Beberapa petinggi serta tokoh publik juga dapat turut bermain dengan anak.

"Saat itu, mendekati Hari Pendidikan Nasional 4 Mei 2018, saya meminta Sasana turut dipelopori Bapak Presiden Joko Widodo serta beberapa menteri. Saya meminta Menteri Sosial, Menteri Kesehatan, Menteri Pemberdayaan Wanita serta Perlindungan anak dan Menteri PMK, yang masih Ibu Puan Maharani untuk turut main permainan tradisionil," Kak Seto memberikan tambahan.

"Mainnya gobak sodor, engklek, obor ban, egrang, kuda lumping, dan lain-lain. Nyatanya beberapa anak juga senang."

Beberapa anak yang memainkan permainan tradisionil akan ada kesetimbangan. Jadi, tidak cuma gawai saja untuk dimainkan.

"Gawai dapat juga untuk bermain, tapi itu cuma beberapa saja. Beberapa waktu bernilai lain sebetulnya main bersama dengan rekan-rekan ke luar ruang. Main di alam bebas dengan udara fresh," lanjut Kak Seto.

Di alam bebas, beberapa anak gampang bergerak. Darah akan mengalir ke organ badan dengan lancar.

"Beberapa anak sehat serta dapat bersosialisasi. Itu yang sangat penting. Serta ada dua gubernur yang telah lakukan memainkan permainan tradisionil bersama dengan beberapa anak, yakni Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Gubernur Jawa Barat, Pak Ridwan Kamil," Kak Seto menjelaskan.

Post a Comment

0 Comments